Pertolongan Pertama Kambing Sakit

Melihat kambing peliharaan yang biasanya lincah tiba-tiba lesu, tidak nafsu makan, atau memisahkan diri dari kawanannya tentu menjadi kekhawatiran besar bagi setiap peternak. Kambing termasuk hewan yang cukup tangguh, namun jika sudah menunjukkan gejala sakit, penanganan yang cepat dan tepat sangat diperlukan agar nyawa ternak terselamatkan dan penyakit tidak menular ke seluruh kandang.

Baca Juga:

Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan saat mendapati kambing dalam kondisi tidak sehat:

1. Kenali Gejala Awal

Kambing yang sakit sering kali menunjukkan tanda-tanda yang khas. Perhatikan jika kambing Anda mengalami hal berikut:

Menyendiri: Memisahkan diri dari koloni.

Perubahan Nafsu Makan: Menolak pakan hijau atau konsentrat.

Kondisi Fisik: Telnga terasa dingin, bulu kusam/berdiri, atau mata terlihat sayu.

Feses: Amati apakah kotorannya terlalu cair (diare) atau justru sangat keras.

2. Isolasi Segera

Jangan biarkan kambing yang sakit tetap berada di satu kandang dengan kambing sehat. Pindahkan ke kandang isolasi yang bersih, kering, dan cukup sinar matahari. Hal ini penting untuk mencegah penularan jika penyakitnya bersifat infeksius, serta memberikan ketenangan bagi si kambing agar tidak stres diganggu kawanannya.

3. Cek Suhu Tubuh

Gunakan termometer lewat anus untuk memastikan suhu tubuhnya. Suhu normal kambing berkisar antara 38,5 derajat celcius hingga 39,5 derajat celcius.

  • Jika di atas 40 derajat celcius, kambing mengalami demam.
  • Jika di bawah 37 derajat celcius, kambing mengalami hipotermia (sering terjadi pada kasus kembung atau keracunan).

4. Pemberian Nutrisi dan Cairan Darurat

Jangan biarkan kambing mengalami dehidrasi. Jika kambing masih mau minum, berikan air hangat yang dicampur sedikit gula merah atau elektrolit khusus ternak untuk menambah energinya. Jika perutnya terlihat kembung (sisi kiri membesar dan keras), berikan minyak goreng atau obat kembung khusus ternak sebagai langkah awal sebelum bantuan medis datang.

5. Pemberian Jamu Tradisional

Peternak sering kali menggunakan ramuan tradisional untuk merangsang nafsu makan dan stamina. Campuran temulawak, kunyit, dan jahe yang diparut lalu diminumkan (didunke) secara rutin dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh kambing selama masa pemulihan.

6. Konsultasi dengan Tenaga Medis Hewan

Jika dalam 24 jam kondisi kambing tidak membaik, segera hubungi mantri hewan atau dokter hewan setempat. Hindari memberikan suntikan antibiotik atau obat keras secara sembarangan tanpa dosis yang jelas, karena bisa menyebabkan resistensi atau justru memperburuk kondisi hati dan ginjal ternak.

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama