Minggu, 17 Desember 2017

Sukses Dalam Budidaya Singkong Gajah Supaya Panen Melimpah


        Singkong gajah berasal dari Kalimantan Timur, berat singkong gajah dalam satu pohon dapat mencapai 40 kg. singkong gajah dapat tumbuh pada dataran rendah ataupun dataran tinggi. Dalam budidaya Singkong gajah tergolong sangatlah mudah, sebab cukup dengan menancapkan potongan batang pohon singkong ke tanah dalam setengah hari kemudian singkong akan tumbuh tunas dan bersemi. yang perlu diingat dalam budidaya singkong gajah adalah jangan menanam singkong pada daerah yang berair.

Berikut ini tahapan Metode Budidaya Singkong Gajah Supaya Panen Melimpah :



1. Menyiapkan Lokasi


        Lokasi yang baik adalah pada ketinggian 10 - 700 mdpl, dengan curah hujan antara 1500 - 2500 mm/tahun serta temperatur udara 10 °C dengan kelembaban 60 - 65 %, dan tanaman memperoleh cukup sinar matahari. Tanamlah pada tanah yang bertekstur remah, gembur, tidak terlalu liat, tidak terlalu berpori serta kaya akan bahan organik. Derajat keasaman tanah yang baik adalah 4,5 sampai 8,0 dengan pH tepat 5,8.


2. Pemilihan Bibit


       Pilihlah benih dari indukan singkong yang berkualitas, sehat, serta tidak jamuran. Ambil benih dari induk singkong gajah yang telah menempuh usia 10 - 20 bulan.

Metode memilih benih yang baik :
  • Pilih dari indukan yang mempunyai batang kuat.
  • Batang yang dipakai sebagai benih terlihat bersih dan tidak berpenyakit.
  • Pilihlah benih dari batang yang telah berkayu dengan diameter sekitar 2,5 cm.
  • Pilihlah benih yang mempunyai pertumbuhan normal.
  • Bibit yang sehat dan seragam.
  • Usahakan benih mempunyai batang yang lurus dan belum ada tumbuh tunas-tunas baru.


3. Pengolahan Lahan


        Sesudah memilih benih, selanjutnya adalah mengolah lahan yang akan dipakai untuk menanam benih tersebut. Sebelum ditanami singkong gajah, tanah dibersihkan dulu dari gulma dan rumput liar, batu-batu kecil yang berserakan, bekas akar-akar tanaman yang dapat mengganggu tumbuh kembang singkong gajah nantinya.

        Sesudah tanah terlihat bersih, selanjutnya tanah diolah menjadi gembur dengan sistem dicangkul atau dibajak memakai mesin. Sesudah gembur, tanah diberikan dolomite sebanyak 1 sampai 2,5 ton/hektar dan dicampur dengan pupuk sangkar. Selanjutnya buat bedengan, hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam perawatan singkong gajah. Sebelum benih ditanam sebaiknya tanah disemprot secara khusus dulu dengan memakai pupuk organik cair (organik MiG-6 Plus) dengan dosis 2 liter MiG-6 Plus dan dosis 1 liter MiG-6 Plus dicampur 200 liter air.


Baca Juga :



4. Penanaman


        Tanam benih singkong gajah setelah 3 hari dari persiapan lahan, dalam menanam singkong gajah lebih baik ditanam ketika permulaan musim penghujan, tanam benih dengan jarak tanam 80 x 120 cm. Sebelum benih ditanam, secara khusus dulu benih direndam dalam air yang dicampur pupuk organik cair MiG-6 selama 3 - 4 jam.

        Metode menanam benih adalah pada bagian ujung stek dibentuk runcing dan tancapkan pada tanah dengan kedalaman sekitar 5-10 cm. Sesudah benih ditanam dan mulai tumbuh sampai usia 2 bulan, boleh ditambahkan pupuk tambahan dengan pupuk organik cair MiG-6 Plus sebanyak 2 liter dengan sistem disemprotkan pada tanaman singkong hal yang demikian.

        Untuk pemupukan selanjutnya diberikan tiap 2 bulan sekali dengan dosis yang sama. Lakukan pemupukan hal yang demikian sampai singkong gajah berumur 8 bulan. Jika tanaman telah berumur antara 60 - 90 hari, berikan pupuk kimia seperti Urea 85 kg/ha, KCL 85 kg/ha. Untuk satu tanaman dalam lahan 1 ha memerlukan pupuk kimia sebanyak 22,5 gram dengan sistem ditugal, untuk lubang pupuk ini berikan jarak sekitar 15 cm dengan kedalaman 10 cm.

5. Perawatan


        Sesudah benih ditanam setengah hari, selanjutnya pantau apakah ada benih baru yang tidak keluar tunas dan benih menjadi kering. Jika ada, karenanya lantas ganti dengan benih yang baru. Sesudah benih tumbuh tunas dan mulai bersemi, selalu pantau apakah ada gulma dan rumput liar yang tumbuh, apabila ada langsung bersihkan. Penyiangan ini dilakukan sebanyak 2 kali selama masa tanam, pada ketika menjalankan penyiangan sekaligus lakukan penggemburan tanah agar tanaman dapat tumbuh dengan maksimal.

        Jaga kondisi lahan tanam konsisten dalam kondisi lembab selama 5 bulan dari masa tanam (lembab dalam arti tidak tergenang air). Kecuali itu, lakukan pemangkasan batang yang tidak diperlukan, dan sisakan batang yang baik agar nantinya apabila singkong ini dipanen, batang hal yang demikian dapat dipakai sebagai benih.

6. Pengairan


        Jika musim kemarau tiba, lakukan penyiraman 2 kali dalam 1 minggu, dengan sistem pada sela-sela bedengan digenangi air agar air hal yang demikian meresap ke tanah dan mudah untuk diserap akar-akar tanaman singkong hal yang demikian.

7. Pengendalian Hama & Penyakit


        Tanaman singkong gajah mempunyai ketahanan yang baik kepada hama dan penyakit, jadi Anda tidak perlu kawatir dengan serangan hama dan penyakit.

8. Pemanenan


       Singkong gajah dapat dipanen ketika berusia 8-10 bulan tergantung konsumsi, apabila Anda mau memakai singkong gajah untuk makanan, singkong gajah dapat dipanen 8 bulan. Tetapi apabila singkong mau dipakai sebagai bahan tepung sebaiknya singkong dipanen ketika berumur 10 bulan.

        Ciri-ciri singkong gajah siap dipanen adalah apabila daun-daunnya telah mulai menguning dan bertumbangan, potonglah batangnya dan sisakan sekitar 15 cm, hal ini untuk memudahkan ketika mencabut singkong dari tanah. Jangan memakai pacul untuk mencabutnya, sebab dapat saja mengenai umbinya. Pada ketika pemanenan, kita dapat sekaligus mengambil benih untuk penanaman selanjutnya, caranya pilih batang yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, potong batang tersebut dengan pisau yang tajam, dengan ukuran 20 cm.

LIM CORPORTION Menjual Plastik UV. Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Plastik UV

SMS/CALL/WA Kami Di : 0877-0282-1277 / 0852-3392-5564 / 0812-3258-4950
Phone: 031-8830487.
Untuk info harga Plastik UV silahkan klik DISINI

@ULM 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar